探索

Soetrisno: Dana Tidak Terkait Dengan Bisnis Alkes

字号+ 作者:quickq加速器下载网址 来源:休闲 2025-05-30 04:38:52 我要评论(0)

Warta Ekonomi, Jakarta - Mantan Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir mengatakan dana yang masuk ke Soetri quickq安卓版

Warta Ekonomi,quickq安卓版 Jakarta -

Mantan Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir mengatakan dana yang masuk ke Soetrisno Bachir Foundation tidak berkaitan dengan bisnis alat kesehatan PT Medidua.

"Saya baru tanya tadi, ini kan 10 tahun lalu, jadi saya harus tanya-tanya lagi. Itu pinjam-meminjam 750 juta dan sudah dikembalikan. Jadi tidak ada hubungannya dengan bisnis PT Medidua itu dengan alkes," kata Soetrisno ditemui usai menghadiri buka puasa bersama Ketua MPR RI di Jakarta pada Jumat (2/6/2017).

Soetrisno: Dana Tidak Terkait Dengan Bisnis Alkes

Soetrisno: Dana Tidak Terkait Dengan Bisnis Alkes

Menurut dia, dana tersebut adalah uang pinjam meminjam antara Rizaganti Syahrun yang juga suami dari Ketua Soetrisno Bachir Foundation (SBF) dengan Direktur Utama PT Mitra Medidua, Andi Krisnamurti.

Soetrisno: Dana Tidak Terkait Dengan Bisnis Alkes

Soetrisno mengklarifikasi bahwa SBF bukanlah suatu yayasan, melainkan wadah yang dipakai oleh dia untuk menyalurkan bantuan sosial.

Soetrisno: Dana Tidak Terkait Dengan Bisnis Alkes

Soetrisno membantah dana tersebut merupakan imbalan atas lelang proyek pengadaan alkes.

"Jadi yang katanya dengan PT Medidua yang aliran dana itu, bukan hasil bisnis alkes dan sebagainya. Itu pinjam meminjam antara suaminya ibu Nuki (Rizaganti) dengan Andi," jelas Soetrisno.

Sebelumnya, menurut Jaksa Penuntut Umum KPK Iskandar Marwanto, PT Mitra Medidua pada 2 Mei 2006 mengirimkan uang sebesar Rp741,5 juta dan pada 13 November 2006 mengirimkan sebesar Rp50 juta ke rekening milik Yurida Adlanini yang merupakan sekretaris pada SBF.

Terhadap dana itu, Nuki Syahrun selaku ketua Yayasan SBF memerintahkan Yurida untuk memindahbukukan sebagian dana kepada rekening pengurus PAN, Nuki Syahrun dan Tia Nastiti (anak Siti Fadilah). Pengiriman dana dari PT Mitra Medidua kepada Yayasan SBF tersebut kemudian sebagian ditransfer ke rekening pengurus DPP PAN, demikian Jaksa.

Sementara itu, pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais mengaku bahwa Soetrisno Bachir selalu membantu pendanaan operasionalnya, termasuk pada periode 2006-2007.

Amien menyampaikan hal tersebut pasca tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) KPK terhadap mantan Menkes Siti Fadilah Supari yang menyatakan bahwa Amien Rais juga ikut menerima dana pembayaran pengadaan alat kesehatan (alkes) guna mengantisipasi kejadian luar biasa (KLB) 2005 sebesar Rp600 juta melalui transfer yang dilakukan pada 26 Desember 2006 - 2 November 2007.

Dana itu berasal dari Nuki Syahrun yang juga ipar dari Sutrisno Bachir yang saat itu menjabat sebagai ketua PAN (2005-2010).

Selain itu, suami Nuki, Rizaganti Syahrun, merupakan teman dari Direktur Utama PT Mitra Medidua Andi Krisnamurti yang menjadi supplier alat kesehatan bagi PT Indofarma Tbk selaku pemenang pengadaan alkes untuk buffer stock di Kemenkes. (Ant)

1.本站遵循行业规范,任何转载的稿件都会明确标注作者和来源;2.本站的原创文章,请转载时务必注明文章作者和来源,不尊重原创的行为我们将追究责任;3.作者投稿可能会经我们编辑修改或补充。

相关文章
  • VIDEO: Menyentuh, 3000 Pekerja Migran Ikut Bukber di Dubai

    VIDEO: Menyentuh, 3000 Pekerja Migran Ikut Bukber di Dubai

    2025-05-30 04:24

  • Sambut Musim Dingin, Garam Merica Kenalkan Menu Bakso ke Sydney

    Sambut Musim Dingin, Garam Merica Kenalkan Menu Bakso ke Sydney

    2025-05-30 03:59

  • Menhub Dudy Pastikan Kelancaran Arus Balik Lebaran 2025

    Menhub Dudy Pastikan Kelancaran Arus Balik Lebaran 2025

    2025-05-30 02:21

  • Liburan ke Pantai Saat Cuaca Buruk, Awas Bahaya Ombak Tinggi!

    Liburan ke Pantai Saat Cuaca Buruk, Awas Bahaya Ombak Tinggi!

    2025-05-30 02:06

网友点评